Kamu punya VPS dan aplikasi di GitHub. Biasanya, membawanya online berarti memasang Docker, menulis Dockerfile, menyiapkan reverse proxy, mengurus sertifikat HTTPS, lalu menulis skrip deploy sendiri, dan mengulanginya setiap kali ada perubahan.
Panduan ini menunjukkan cara yang lebih singkat dengan Raklane, Platform as a Service (PaaS) yang berjalan di server kamu sendiri. Hasil akhirnya: setiap git push ke branch kamu otomatis ter-deploy, lewat HTTPS, dengan rollback otomatis kalau rilis baru bermasalah.
Waktu yang dibutuhkan: sekitar 15 menit.
Yang kamu butuhkan
- VPS dengan Ubuntu 20.04+ atau Debian 11+, dari penyedia mana pun. Server 1 vCPU / 1 GB sudah cukup untuk mencoba, karena build dilakukan di Raklane, bukan di servermu.
- Akses root atau
sudolewat SSH. - IPv4 publik milik server itu sendiri. Paket VPS yang berbagi satu IP publik untuk banyak server (hanya ada port forwarding) tidak didukung. Cara mengeceknya ada di Menyiapkan Server BYOC.
- Port
80dan443terbuka, termasuk di firewall dashboard penyedia cloud kamu, bukan hanya di dalam server. - Repositori Git berisi aplikasimu, di GitHub, GitLab, atau Bitbucket.
- Akun Raklane. Daftar di sini, tanpa kartu kredit.
Docker tidak perlu dipasang dulu. Perintah instalasi akan memasangnya.
Langkah 1: Hubungkan VPS kamu
-
Di dashboard Raklane, buka Clusters, lalu klik Add server.
-
Beri nama server (misalnya
prod-vps-1), pilih penyedianya, lalu klik Continue. -
Salin perintah instalasi yang muncul. Bentuknya seperti ini, dengan token milikmu sendiri:
curl -fsSL https://api.raklane.com/install/agent-install.sh \ | sudo bash -s -- --token=TOKEN_KAMU --control-plane=https://api.raklane.com -
SSH ke VPS kamu dan jalankan perintah itu.
Perintah ini memasang Docker, Caddy (untuk HTTPS), dan Raklane Node Agent, membuka port 80/443 di ufw kalau aktif, lalu mendaftarkan servermu. Aman dijalankan ulang kalau gagal di tengah jalan.
Kembali ke dashboard, klik I've run the command lalu Check now. Begitu ketiga pemeriksaan lolos, server berstatus Healthy dan siap menerima deploy.
Raklane tidak pernah SSH ke servermu. Agent membuka koneksi terenkripsi dari servermu ke Raklane, dan kamu tetap memegang akses root penuh.
Langkah 2: Sambungkan repositori
Buat aplikasi baru dari dashboard:
- Sumber: tempel URL repositori dan pilih branch, misalnya
main. Repositori privat butuh access token sekali saja, lihat Secret → Repositori privat. - Pengaturan: isi environment variable yang dibutuhkan aplikasimu, seperti
DATABASE_URLatauAPP_KEY. Lihat Environment Variable. - Lokasi: di langkah Review, pilih BYOC lalu pilih server yang tadi kamu hubungkan.
Tidak perlu Dockerfile. Raklane mem-build aplikasimu dengan Cloud Native Buildpacks, yang mengenali bahasa dan framework populer. Kalau repositorimu sudah punya Dockerfile, Raklane bisa memakainya.
Langkah 3: Deploy pertama
Klik Deploy. Lalu Raklane:
- Mem-build container image dari kodemu, di mesin Raklane, bukan di VPS-mu.
- Menjalankan replica baru di servermu dan menunggu health check lolos.
- Baru memindahkan trafik setelah replica baru sehat. Kalau health check gagal, rilis lama tetap melayani dan tidak ada downtime.
- Menjaga rilis sebelumnya tetap siaga sebentar. Kalau rilis baru bermasalah di masa itu, Raklane otomatis rollback.
Pantau prosesnya di halaman Status. Begitu rilis berstatus active, aplikasimu live lewat HTTPS di URL bawaannya, seperti https://aplikasi-kamu.203.0.113.10.byoc.raklane.com.
Langkah 4: Auto deploy setiap push
Ini bagian yang paling menghemat waktu: auto deploy sudah aktif secara bawaan. Setelah deploy pertama, Raklane memeriksa branch aplikasimu secara berkala dan men-deploy setiap commit baru. Cara ini berlaku untuk GitHub, GitLab, Bitbucket, dan host Git lainnya, tanpa persiapan apa pun.
Coba sekarang:
git commit -am "Ubah teks halaman depan"
git push origin main
Buka halaman Settings aplikasi. Panel Automatic checks akan menunjukkan commit baru ditemukan dan deploy dimulai.
Mau langsung ter-deploy dalam hitungan detik?
Pasang webhook GitHub, supaya GitHub memberi tahu Raklane saat itu juga, tanpa menunggu pemeriksaan berikutnya:
-
Di halaman Settings aplikasi, klik Generate secret di panel Instant deploys with a GitHub webhook, lalu salin secret-nya.
-
Di GitHub, buka Settings → Webhooks → Add webhook pada repositorimu dan isi:
Kolom Nilai Payload URL https://api.raklane.com/v1/webhooks/githubContent type application/jsonSecret Secret dari langkah 1 Event Just the push event -
Push sebuah commit. Deploy dimulai dalam beberapa detik.
Lebih suka meninjau perubahan dulu sebelum rilis? Ganti mode deploy ke Manual Deploy with Diff. Detailnya ada di Auto-Deploy & Mode Deploy.
Langkah berikutnya
- Pakai domain sendiri. Tambahkan domainmu dan arahkan DNS-nya; HTTPS-nya diurus otomatis. Lihat Domain Kustom.
- Tambah database. Postgres atau MySQL di server yang sama, hanya bisa diakses aplikasimu. Lihat Menjalankan Aplikasi & Database di BYOC.
- Pantau servernya. CPU, memori, jaringan, dan disk, per aplikasi dan per container. Lihat Metrik.
Ada yang tidak berjalan? Pemecahan Masalah BYOC membahas kendala yang paling umum, dari firewall penyedia cloud sampai token yang kedaluwarsa.