Menyiapkan Server BYOC
Langkah demi langkah: siapkan server, daftarkan, jalankan perintah instalasi, dan pastikan siap menerima deploy.
Panduan ini membantu Anda mengubah server baru menjadi tempat yang bisa menjadi tujuan deploy Raklane. Biasanya hanya butuh sekitar lima menit. Jika belum, baca dulu BYOC: Gambaran Umum & Cara Kerja — halaman itu menjelaskan apa yang dipasang dan mengapa.
Sebelum mulai
Persyaratan server
- Sistem operasi: Ubuntu 20.04+ atau Debian 11+.
- Akses: root, atau user dengan
sudo, lewat SSH. - Alamat IPv4 publik — dibutuhkan untuk HTTPS otomatis dan URL bawaan gratis. (Server di jaringan privat tetap berfungsi, tetapi hanya lewat HTTP biasa.)
- Resource: sesuai kebutuhan aplikasi Anda. Build dilakukan di Raklane, bukan di server Anda, jadi tidak perlu ruang lebih untuk kompilasi. Server 1 vCPU / 1 GB sudah cukup untuk mencoba.
- Ruang disk untuk container image dan data database.
Docker tidak perlu dipasang lebih dulu — perintah instalasi akan memasangnya jika belum ada.
Persyaratan jaringan
Masuk (dari internet publik ke server Anda):
| Port | Alasan |
|---|---|
80 | HTTPS otomatis: certificate authority memverifikasi domain Anda lewat port 80. Request HTTP biasa dialihkan ke HTTPS. |
443 | Tempat aplikasi Anda disajikan lewat HTTPS. |
22 | Akses SSH Anda sendiri. Raklane tidak pernah memakainya. |
Keluar (dari server Anda ke Raklane) — biasanya sudah diizinkan secara bawaan:
- URL instalasi Raklane Anda lewat HTTPS (untuk mengunduh installer dan mendaftar).
- Port koneksi Node Agent di Raklane (
8443secara bawaan). - Image registry Raklane lewat HTTPS (untuk menarik image aplikasi).
Kesalahan penyiapan yang paling umum: banyak penyedia cloud memasang firewall di depan server Anda (AWS Security Groups, aturan firewall GCP, cloud firewall DigitalOcean/Hetzner/Vultr, dan sebagainya), terpisah dari firewall di dalam OS. Perintah instalasi membuka port
80/443di firewall OS (ufw), tetapi tidak bisa menyentuh firewall penyedia cloud Anda. Buka juga80dan443di sana, ke0.0.0.0/0.
Yang perlu Anda tentukan
- Nama server — sekadar label untuk Anda di dashboard (misalnya
prod-vps-1). - Label provider — AWS, Google Cloud, Azure, DigitalOcean, Hetzner, Bare metal / on-prem, atau Other. Ini hanya untuk referensi Anda; Raklane tidak pernah terhubung ke API penyedia Anda.
- External host (opsional) — hanya jika server Anda berada di balik NAT atau jaringan privat dan IP publik atau hostname aslinya berbeda dari alamat yang dipakainya untuk terhubung ke Raklane. Biarkan kosong jika ragu; Anda bisa mengaturnya nanti.
Langkah 1: Daftarkan server
- Di dashboard, buka Clusters.
- Klik Add server (atau Add your first server).
- Isi Server name, pilih Provider, dan opsional External host.
- Klik Continue.
Jika instalasi Anda mengenakan biaya pengelolaan BYOC, dialog ini menampilkan perkiraan tambahan biaya bulanan untuk server biasa sebelum Anda melanjutkan. Lihat Tagihan BYOC.
Server kini terdaftar dengan status Pending — Raklane sedang menunggunya mendaftar.
Langkah 2: Jalankan perintah instalasi di server Anda
Layar berikutnya menampilkan perintah instalasi beserta token pendaftaran di dalamnya. Salin perintahnya, SSH ke server itu sendiri (bukan komputer Anda), lalu jalankan:
curl -fsSL https://your-raklane.example.com/install/agent-install.sh \
| sudo bash -s -- --token=YOUR_ENROLLMENT_TOKEN --control-plane=https://your-raklane.example.com
Gunakan perintah persis dari dashboard — URL instalasi dan token Anda sudah terisi di sana.
Perintah ini:
- Memasang Docker, jika belum terpasang.
- Memasang Caddy, yang menyajikan aplikasi Anda lewat HTTPS.
- Memasang Raklane Node Agent sebagai layanan systemd bernama
raklane-agent, sehingga menyala saat boot dan di-restart jika crash. - Membuka port
80/443diufw, jikaufwaktif. - Mendaftarkan agent dengan token sekali pakai Anda. Agent membuat private key-nya sendiri di server, menerima sertifikat dari Raklane, lalu membuka koneksi terenkripsinya.
Aman dijalankan ulang jika gagal di tengah jalan.
Perlakukan token seperti kata sandi sampai dipakai. Siapa pun yang memilikinya bisa mendaftarkan server sebagai cluster ini — tetapi hanya sekali, dan token berhenti berlaku begitu server Anda mendaftar.
Terlanjur menutup dialog?
Tidak apa-apa. Server tetap terdaftar dengan status Pending. Dari halaman Clusters, buka menu server dan pilih Regenerate token untuk mendapat perintah instalasi baru. Token sebelumnya langsung tidak berlaku.
Flag instalasi opsional
Biasanya Anda tidak membutuhkannya — perintah dari dashboard sudah lengkap. Flag ini untuk penyiapan yang tidak biasa:
| Flag | Kapan digunakan |
|---|---|
--grpc-addr=HOST:PORT | Alamat koneksi agent tidak bisa diturunkan dari URL control plane (misalnya Anda mendaftar ke alamat IP). Operator Raklane Anda akan memberi tahu jika ini dibutuhkan. |
--insecure-registry=HOST:PORT | Image registry instalasi Raklane Anda disajikan lewat HTTP biasa (hanya untuk penyiapan development). Bisa diulang. |
Langkah 3: Pastikan server sehat
Kembali ke dashboard, klik I've run the command, lalu Check now. Raklane menjalankan tiga pemeriksaan:
| Pemeriksaan | Yang dibuktikan |
|---|---|
| Registration | Server sudah menyelesaikan pendaftaran dengan tokennya. |
| Heartbeat | Agent sedang terhubung dan rutin melapor. |
| Docker Connectivity | Raklane benar-benar bisa menjangkau Docker di server Anda lewat agent — artinya deploy sungguhan akan berhasil saat ini. |
Jika ketiganya lolos, Anda akan melihat Healthy — this server is ready for deploys. Kartu server di halaman Clusters juga berubah menjadi Healthy, biasanya beberapa detik setelah instalasi selesai.
Jika ada pemeriksaan yang gagal, lihat Pemecahan Masalah BYOC. Anda bisa menjalankan pemeriksaan yang sama kapan saja lewat Check connection di menu server.
Langkah 4: Deploy sesuatu
Server Anda sudah siap. Pilih sebagai tempat aplikasi berjalan:
- Aplikasi baru: di langkah terakhir (Review) wizard pembuatan aplikasi, pilih BYOC lalu pilih server Anda.
- Aplikasi yang sudah ada: buka Settings → Deployment location aplikasi, pilih BYOC, pilih server Anda, lalu klik Move deployment.
Aplikasi Anda live di URL bawaannya (seperti https://your-app.203.0.113.10.byoc.example.com, memakai domain BYOC instalasi Anda) begitu deploy berstatus active. Lihat Menjalankan Aplikasi & Database di BYOC untuk domain kustom, database, dan lainnya.
Isi server Anda sekarang
Sebagai referensi, instalasi meninggalkan hal-hal berikut di server Anda:
| Apa | Di mana |
|---|---|
| Layanan Node Agent | systemctl status raklane-agent |
| Log agent | sudo journalctl -u raklane-agent -f |
| Pengaturan agent | /etc/default/raklane-agent — lihat Konfigurasi Agent BYOC |
| Identitas agent (sertifikat, key) | /etc/raklane-agent/ — jaga kerahasiaannya |
| Data database self-hosted | /var/lib/raklane-agent/ |
| Container aplikasi Anda | sudo docker ps |
Untuk menyesuaikan agent — tingkat detail log, lokasi data database, pembaruan otomatis, dan lainnya — lihat Konfigurasi Agent BYOC.
Anda tetap punya akses root penuh. Anda bisa memeriksa apa pun, memasang alat monitoring, atau menerapkan pembaruan OS seperti biasa. Hindari menghentikan atau menghapus container yang dikelola Raklane secara manual — Raklane akan mendeteksinya dan menyalakannya kembali, dan status di dashboard akan membingungkan. Jeda atau hapus aplikasi dari dashboard saja.